Wednesday, 30 December 2015

Dark Love


Judul : Dark Love
Penulis : Ken Terate
Tebal : 248 halaman
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama

Usiaku 17 tahun, hampir 18. Kelas 12. Hampir lulus. Dan aku hamil...

Kirana yang cerdas, cantik, dan ceria melihat semua impiannya luruh di depan mata. Hari-harinya mulai dipenuhi rahasia dan kecemasan. Ia nggak mungkin mampu melahirkan dan merawat bayi. Ia juga nggak mungkin mampu menghadapi celaan dari orang-orang di sekitarnya, teman-temannya, guru-gurunya, terutama kekecewaan orangtuanya. Saat ini Kirana berada di ambang jurang keputusasaan. Hidup seolah tidak menawarkan solusi apa pun padanya.

Bagaimana dengan cowok yang menghamilinya? Oh, cowok itu harus tetap sekolah. Dia nggak boleh terlibat. Dia cowok paling tampan dan paling cerdas di sekolah. Masa depannya begitu gilang gemilang. Kirana tidak ingin merusaknya. Siapakah dia? Kirana takkan pernah mau mengakuinya.



Review:
Ini pertama kalinya saya menyentuh karya Ken Terate. Sebenarnya saya milih buku ini untuk dibaca karena jumlah halamannya yang tipis. Saya lagi kejar target reading challenge

Saya sudah lama tidak baca teenlit. Terlalu ringan dan tidak ada isinya. Tapi entah kenapa sinopsis buku ini menarik perhatian saya. 

Kirana hamil. Tidak ada yang tahu hal itu kecuali cowok yang menghamilinya. Dia berusaha menyembunyikannya dari teman-teman bandnya juga orang tuanya. Tapi seiring perutnya yang makin besar, rahasia tidak lagi bisa dipertahankan. Saat Kirana ketahuan, dunianya hancur berantakan.

Saya tidak menyangka buku ini asyik banget. Narasi Kirana yang ceplas-ceplos dan kadang sinis bikin saya betah bacanya. Saya juga dibuat penasaran dengan identitas cowok yang menghamili Kirana: antara Andra, Alvin, dan Banyu. Tapi saya memang sudah punya kecurigaan sama "cowok" itu karena beberapa kalimat petunjuk kecil yang disebutkan Kirana sejak awal. Belum lagi bahasa SMS cowok misterius itu yang sangat cocok dengan salah satu teman cowok Kirana. Namun saya harus mengakui kalau Ken Terate bisa mempertahankan misterinya sampai detik-detik akhir. 

Sederhana, ringan, dan enak dibaca. Saya cukup terkejut kalau saya bisa suka baca teenlit setelah sering kecewa dengan genre itu beberapa tahun lalu. Memang sih buku ini kurang kompleks dan masih banyak bagian yang bisa dikembangkan. Tapi porsinya pas untuk bacaan remaja. Pesan moralnya juga kuat. Saya juga cukup suka dengan tokoh-tokohnya. Apalagi persahabatan di antara anggota band Kirana. Untung saja ada mereka. Setidaknya Kirana tidak sendirian.

4/5

1 comment: