Sunday, 30 October 2016

Death Angel


Judul : Death Angel
Penulis : Linda Howard
Tebal : 440 halaman
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama

Drea Rousseau hanyalah wanita pirang bodoh yang tertarik pada permata dan lelaki berbahaya. Benarkah? Setelah Rafael Salinas “meminjamkan” dirinya kepada seorang pembunuh bayaran, Drea memutuskan untuk membalas sang penyelundup narkotika itu. Drea mencuri uang dua juta dolar milik pria itu dan melarikan diri. Salinas mengamuk, dan mengirim sang pembunuh bayaran untuk memburu wanita itu. Perburuan itu berakhir dengan kecelakaan tragis yang menewaskan Drea.

Drea mengalami keajaiban. Ia diberi kesempatan kedua dan dikirim kembali ke dunia nyata. Kesempatan itu tak disia-siakannya. Drea mengubah hidupnya, dan memutuskan bekerja sama dengan FBI, untuk menjatuhkan Rafael Salinas, sang penyelundup narkotika . Tanpa terduga, Drea juga menjalin hubungan dengan pria paling berbahaya yang pernah ia temui. Namun, saat perasaan di antara mereka semakin kuat, Drea menyadari mereka juga semakin dekat dengan bahaya. Drea menyadari, bahwa harga untuk kehidupan barunya ini adalah nyawanya—dan juga hatinya.

The Shadow Throne


Judul : The Shadow Throne (The Ascendance Trilogy #1)
Penulis : Jennifer A. Nielsen
Tebal : 352 halaman
Penerbit : Scholastic

One war.
Too many deadly battles.
Can a king save his kingdom, when his own survival seems unlikely?

War has come to Carthya. It knocks at every door and window in the land. And when Jaron learns that King Vargan of Avenia has kidnapped Imogen in a plot to bring Carthya to its knees, Jaron knows it is up to him to embark on a daring rescue mission. But everything that can go wrong does.

His friends are flung far and wide across Carthya and its neighbouring lands. In a last-ditch effort to stave off what looks to be a devastating loss for the kingdom, Jaron undertakes what may be his last journey to save everything and everyone he loves. But even with his lightning-quick wit, Jaron cannot forestall the terrible danger that descends on him and his country. Along the way, will he lose what matters most? And in the end, who will sit on Carthya's throne?
 

The Palace of Illusions


Judul : The Palace of Illusions
Penulis : Chitra Banerjee Divakaruni
Tebal : 384 halaman
Penerbit : Anchor

A reimagining of the world-famous Indian epic, the Mahabharat—told from the point of view of an amazing woman.

Relevant to today’s war-torn world, The Palace of Illusions takes us back to a time that is half history, half myth, and wholly magical. Narrated by Panchaali, the wife of the legendary Pandavas brothers in the Mahabharat, the novel gives us a new interpretation of this ancient tale.

The novel traces the princess Panchaali's life, beginning with her birth in fire and following her spirited balancing act as a woman with five husbands who have been cheated out of their father’s kingdom. Panchaali is swept into their quest to reclaim their birthright, remaining at their side through years of exile and a terrible civil war involving all the important kings of India. Meanwhile, we never lose sight of her strategic duels with her mother-in-law, her complicated friendship with the enigmatic Krishna, or her secret attraction to the mysterious man who is her husbands' most dangerous enemy. Panchaali is a fiery female redefining for us a world of warriors, gods, and the ever-manipulating hands of fate.

Winter


Judul : Winter (The Lunar Chronicles #4)
Penulis : Marissa Meyer
Tebal : 823 halaman
Penerbit : Puffin

Princess Winter is admired by the Lunar people for her grace and kindness, and despite the scars that mar her face, her beauty is said to be even more breathtaking than that of her stepmother, Queen Levana.

Winter despises her stepmother, and knows Levana won't approve of her feelings for her childhood friend--the handsome palace guard, Jacin. But Winter isn't as weak as Levana believes her to be and she's been undermining her stepmother's wishes for years. Together with the cyborg mechanic, Cinder, and her allies, Winter might even have the power to launch a revolution and win a war that's been raging for far too long.

Can Cinder, Scarlet, Cress, and Winter defeat Levana and find their happily ever afters?

Dilan: Dia adalah Dilanku Tahun 1990


Judul : Dilan: Dia adalah Dilanku Tahun 1990 (Dilan #1)
Penulis : Pidi Baiq
Tebal : 332 halaman
Penerbit : Pastel Books

Inilah kisah cinta zaman tahun 1990, saat Bandung masih sepi dan tidak macet, saat belum ada teknologi ponsel, saat surat dan telepon rumah adalah sarana utama dalam pacaran. 

Milea hanya seorang gadis SMA biasa. Perkenalannya dengan Dilan sangat berkesan hingga akhirnya dia jatuh cinta pada cowok misterius itu.

Bagaimana perjalanan dari kisah dua orang ini?

Sunday, 9 October 2016

The Devil in Black Jeans


Judul : The Devil in Black Jeans
Penulis : aliaZalea
Tebal : 352 halaman
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Dara betul-betul mencintai pekerjaannya sebagai personal assistant para artis, sampai dia bekerja untuk Blu, penyanyi opera Indonesia berumur lima belas tahun. Masalahnya bukan pada Blu, tapi kakaknya, yaitu Johan Brawijaya, drummer paling ganteng se-Indonesia yang superprotektif kepada adiknya dan membuat Dara ingin mencekiknya setiap kali bertemu.

Sebagai drummer kawakan Indonesia dengan wajah di atas rata-rata dan masih single, Jo mencintai kebebasannya untuk melakukan apa saja yang dia mau. Kebebasan ini punah dengan kedatangan adiknya di rumahnya. Seakan itu belum cukup parah, kini seorang PA artis yang sok tahu, super menyebalkan, berbentuk Dara, muncul dan mulai mengatur kehidupannya.

Satu-satunya hal yang membuat mereka berdua bisa saling bertoleransi adalah karena Blu. Atau itulah yang mereka pikir hingga ciuman itu terjadi. Satu ciuman yang membuat keduanya berpikir dua kali tentang perasaan mereka terhadap satu sama lain.

Gloomy Gift


Judul : Gloomy Gift
Penulis : Rhein Fathia
Tebal : 288 halaman
Penerbit : Bentang Pustaka
Kupandangi kamu dengan wajah memelas. Berharap kamu mau menyingkap apa yang sedang kita alami sekarang. Kamu tetap pada pendirianmu, bungkam. Pura-pura tak ada hal besar yang baru saja terjadi.

Bagaimana mungkin semua baik-baik saja? Di hari pertunangan kita, segerombolan orang menyerbu rumah. Tembakkan diletuskan. Peluru. Jeritan orang-orang. Dan, kamu membawaku kabur masih dengan kebaya impian yang kini terasa menyiksa dipakai di saat yang tak sepantasnya.
Hari yang seharusnya bahagia, menjelma tegang dan penuh tanya. Kenapa kita harus lari? Belum cukupkah aku mengenalmu sejauh ini?

Aku tak siap menyambut kenyataan. Tak siap jika harus kehilangan. Tak kuat menahan rasa takut yang berkepanjangan.