Monday, 2 June 2014

Fire Study


Judul : Fire Study (Study #3)
Penulis : Maria V. Snyder
Tebal : 441 halaman
Penerbit : Mira

The apprenticeship is over—now the real test has begun.

When word that Yelena is a Soulfinder—able to capture and release souls—spreads like wildfire, people grow uneasy. Already Yelena's unusual abilities and past have set her apart. As the Council debates Yelena's fate, she receives a disturbing message: a plot is rising against her homeland, led by a murderous sorcerer she has defeated before...

Honor sets Yelena on a path that will test the limits of her skills, and the hope of reuniting with her beloved spurs her onward. Her journey is fraught with allies, enemies, lovers and would-be assassins, each of questionable loyalty. Yelena will have but one chance to prove herself—and save the land she holds dear.

Review:
Apa yah... Setelah melesaikan buku ini, saya cuma bisa bilang gitu deh. Soalnya kurang memorable. Konfliknya masih sama, seputar penyihir gila yang menggunakan ritual-ritual kejam untuk mendapatkan kekuatan lebih. Seru, tapi kurang dalam. Kurang jleb gitu adegannya.

Kisahnya dibuka dengan Yelena yang sudah diketahui secara luas sebagai Soulfinder. Dia masih bingung dengan kekuatan yang dimilikinya. Selain itu, ia juga takut karena pemilik kekuatan seperti itu sebelumnya berubah menjadi orang jahat. Banyak orang benci dan curiga padanya, termasuk Roze Featherstone. Sekalipun Yelena sudah berjasa mengalahkan Ferde di buku sebelumnya, kesetiannya masih dipertanyakan. Apakah ia memihak pada Ixia atau Sitia?

Petualangan Yelena di sini sangat fast-paced. Dari Sitia, Ixia, Sitia lagi... Kita sempat melihat tokoh-tokoh lama yang muncul di istana Ixia di buku pertama. Dan tentunya banyak sekali adegan sandera. Si Yelena ini nggak ada hidup aman tenteram sama sekali. Diculik sana sini. Tapi karena dia tokoh utama, selalu saja ada cara untuk kabur. Saking banyaknya adegan selamat dari musuh, saya jadi kurang greget dan tegang. Toh, saya tahu Yelena pasti berhasil. Memang, saya masih terkejut setiap kali rahasia dan fakta menarik di cerita ini dibeberkan. Tapi sayangnya, rahasia terbesar mengenai musuhnya sudah bisa ditebak dari awal. Kurang subtle menyembunyikan penjahatnya, jadi deh nggak surprised lagi. 

Buku ini punya kelebihan di bagian petualangan fantasi. Saya suka karena romance bukanlah fokusnya. Tapi di buku pertama si Valek terlihat keren-keren saja tuh dan sekalipun tidak banyak ditunjukkan, saya bisa merasakan hubungan spesial di antara Valek dan Yelena. Kalau di buku ketiga ini, Valek terkesan aneh dan agak terlalu "pecicilan". Panggilan "love" untuk Yelena juga terlalu berlebihan. Kayaknya sebentar-sebentar kata panggilan itu muncul sampai saya bosan sendiri. Walau Valek assassin dan saya suka assassin, sikapnya bikin ilfil. 

Saya masih tetap suka dunia yang diciptakan penulis di sini. Karena saya sudah baca tiga buku, rasanya saya benar-benar akrab dengan Ixia dan Sitia. Endingnya agak terlalu perfect buat saya walau tidak terlalu mengganggu setelah banyak adegan kematian sebelumnya. Bahkan tokoh favorit saya juga mati :( Setidaknya Ari dan Janco masih hidup dan lucu seperti biasa. Ah, saya suka banget sama kedua tokoh itu. 

Di buku ini ternyata Opal dibahas cukup detail, terutama tentang kemampuan sihirnya yang tersembunyi. Setelah saya cek, ada buku seri yang khusus dibuat untuk dia. Hmm... tampaknya saya harus menimbun buku lagi. Hehehe...

Urutan favorit: 2, 1, 3. Pretty good and entertaining series.

Seri Study:
3. Fire Study

4/5

No comments:

Post a Comment