Thursday, 30 April 2020

A Perfect Scandal


Judul : A Perfect Scandal (Scandal #2)
Penulis : Tina Gabrielle
Tebal : 392 halaman
Penerbit : Elex Media Komputindo

Lady Isabel Cameron tak menginginkan pernikahan dan harta.

Impiannya adalah belajar seni lukis di Paris. Tetapi ayahnya mempertunangkan ia dengan seorang lord yang bila berjalan megal-megol, miskin, dan pendominasi yang selisih umurnya dua kali umur Isabel. Ketika cinta masa kecilnya Marcus Hawksley muncul kembali-tampan, lajang, dan diasingkan dari pergaulan sosial-Isabel merancang cara sempurna untuk meloloskan diri.
Ia akan meminta bantuan Marcus untuk merusak reputasinya.

Sir Marcus Hawksley, pria yang terbuang dari masyarakat.

Marcus sudah mengalami kemarahan masyarakat kelas atas, karena bisnisnya sebagai pialang saham dianggap tak dapat diterima. Tapi ia bukanlah perusak gadis-gadis polos - sampai secara tak sengaja, pendekatan tak patut Isabel membuat gadis itu menjadi satu-satunya saksi atas suatu kebohongan yang dapat menghancurkan hidup Marcus. Dihadapkan pada tuntutan ayah Isabel untuk menikah, Isabel dan Marcus setuju untuk menikah di atas kertas - dan tinggal bersama selama enam bulan sebagai suami dan istri pura-pura. Tapi saat gairah bertumbuh di antara mereka, yang tadinya hanya pura-pura menjadi sungguhan....


Review:
Selingan historical romance setelah bacaan fantasi melulu. Saya nemu buku ini di rumah. Entah punya siapa. Haha...

Ceritanya cukup menarik karena tokoh cewek utamanya sangat radikal. Saya rasa kebanyakan penulis historical romance baru yang saya baca tidak suka menciptakan karakter yang sesuai dengan zamannya. Boleh-boleh saja sih. Cuma saya tetap lebih suka kalau ceweknya tidak terlalu modern. Masih ada sisi jadulnya gitu. Nah, Isabel Cameron di buku ini sih benar-benar super modern. Hampir di setiap kejadian, dia selalu kabur dari pendampingnya dan bikin skandal. Kayaknya menyimpang banget dari zamannya. 

Jadi, awalnya si Isabel dijodohkan dengan pria tua dan jelek. Dia tidak mau karena lebih suka pergi ke Paris belajar seni sama bibinya. Tapi karena tidak dikabulkan oleh ayahnya, dia malah menghampiri Marcus di pesta dan mengajak pria itu berdansa dengan beraninya. Kebetulan reputasi Marcus kurang bagus di mata para bangsawan karena dia sukses dari berdagang saham. 

Setelah kejadian itu, Isabel menyelinap ke tempat lelang barang seni yang terdiri dari patung-patung erotis untuk menggoda Marcus. Astaga! Luar biasa si Isabel ini. Dia dengan lancangnya ngajak Marcus tidur. Terjadilah skandal dan ayah Isabel memaksa mereka berdua menikah. Tapi, pernikahan mereka adalah pernikahan kontrak di mana setelah enam bulan mereka akan berpisah. 


Seperti yang saya bilang, buku ini hanya mengambil setting sejarah, karakternya sih tidak terasa seperti itu. Lumayan seru sih karena ada pengejaran penjahat, kasus pembunuhan, dan ancaman dari musuh. Boleh lah. Cukup menghibur.

3/5

No comments:

Post a comment