Tuesday, 27 February 2018

Unite Me


Judul : Unite Me (Shatter Me #1.5, #2.5)
Penulis : Tahereh Mafi
Tebal : 197 halaman
Penerbit : HarperTeen

Buku ini mencakup dua novela dan jurnal Juliette. Jujur saja, setelah baca buku ini, saya baru benar-benar menghargai cerita di seri utamanya. Ternyata bagus juga.

Novela pertama berjudul Destroy Me yang diceritakan dari sudut pandang Warner. 

Dulu sewaktu saya baca Shatter Me, saya selalu bertanya-tanya kenapa si Warner bisa suka sama Juliette. Tidak ada tanda-tandanya sama sekali. Yah, mungkin itulah jeleknya sudut pandang orang pertama. Saya tidak tahu apa yang ada di otak Warner. Kesannya jadi creepy saat tiba-tiba Warner menyatakan cinta pada Juliette.

Lalu saya membaca Destroy Me. Serius. Tahereh Mafi benar-benar mencurahkan seluruh kemampuan menulisnya di sini. Saya bisa merasakan rasa sakit, kesepian, dan frustrasi seorang Warner. Hanya sedikit tokoh kesepian yang bisa menyentuh hati saya. Dan Warner ini salah satunya. Cara Tahereh Mafi menggambarkan proses Warner yang perlahan-lahan jatuh cinta pada Juliette itu luar biasa. Wow. Tadinya saya biasa saja sama tokoh ini. Sekarang saya beneran jatuh cinta sama si Warner. 

Setelah baca Destroy Me, saya jadi sadar. Sepertinya Tahereh Mafi sengaja menuliskan narasi aneh dan tidak masuk akal milik Juliette di buku Shatter Me. Setelah dikurung beratus-ratus hari sendirian di dalam kegelapan, Juliette jadi gila. Tidak aneh kalau suara hatinya juga penuh bahasa orang tidak waras. Bukan karena diksi Tahereh Mafi yang jelek. 

Novela kedua berjudul Fracture Me yang diceritakan dari sudut pandang Adam.

Jelas sekali Warner jauh lebih mencintai Juliette dibanding Adam. Bukan karena cinta Adam yang salah dan kurang tulus. Tapi karena Adam punya adik dan sahabat yang juga disayanginya, sementara Warner hanya punya Juliette seorang. Kontras kan? Tapi karena ini romance, saya tetap pilih Warner yang lebih berdedikasi dalam perasaannya. 

Inilah kenapa saya agak menjauhi romance. Terlalu banyak cowok sempurna dan keren sehingga otak ini tidak bisa hidup di dunia nyata, hahaha...

5 bintang untuk Destroy Me dan 3 bintang untuk Fracture Me. Saya tidak sabar menunggu buku keempat dari seri Shatter Me. Sudah seharusnya dilanjutkan karena ending di buku ketiga sama sekali tidak menyelesaikan apa-apa.

Seri Shatter Me:

4/5 

No comments:

Post a Comment