Showing posts with label Dahlian. Show all posts
Showing posts with label Dahlian. Show all posts

Thursday, 26 December 2024

Never A Husband


 Judul : Never A Husband
Penulis : Dahlian
Tebal : 453 halaman
Penerbit : Twigora

Akuisisi perusahaan furnitur milik Chiara terancam tersendat akibat masa lalu yang muncul lagidi permukaan. Masa lalu itu berwujud sosok tinggi dan tampan bernama Gavin, adik ipar dari pernikahannya yang telah lama kandas, juga lelaki yang tak seharusnya diam-diam dia cintai.

Chiara tahu dirinya telah melakukan kesalahan besar dan satu-satunya yang harus dia lakukan adalah melupakan semuanya--termasuk Gavin. Namun, ternyata sulit sekali menyangkal cinta yang pernah membuatnya teramat bahagia.

Gavin mengira menjaga jarak yang sehat dengan Chiara bisa menhindarkan kemungkinan terluka dua kali oleh orang yang sama, malah tak kuasa mengingkari perasaan yang dulu pernah mendekatkan hati mereka.

Keputusan ada di tangan mereka berdua, mau dibawa ke mana perasaan yang menggebu-gebu ini? Ataukah lebih baik memilih untuk bahagia sendiri-sendiri karena cinta nggak selalu harus memiliki?

Monday, 18 September 2023

Accidental Father


 Judul : Accidental Father
Penulis : Dahlian
Tebal : 424 halaman
Penerbit : Roro Raya Sejahtera

Dominique memutuskan untuk menutup rapat-rapat hatinya dari cinta. Dia kini hanya mendambakan anak, tapi tidak menginginkan suami. Meskipun terdengar absurd, di dalam kepala perempuan itu malah terasa sangat masuk akal. Dia hanya perlu mencari ‘calon ayah’ yang potensial, hamil, lalu membesarkan anak itu seorang diri. Dan ketika bertemu dengan Reynand, Dominique sadar dirinya sudah menemukan kandidat yang tepat.

Hamil di luar nikah jelas adalah aib besar bagi nama baik keluarga Reynand. Selain itu, di mata laki-laki itu, orang yang memutuskan untuk lepas dari tanggung jawab dan membiarkan darah dagingnya sendiri menjadi anak haram tak lebih dari seorang pengecut. Namun ketika memutuskan melamar Dominique... dia langsung ditolak mentah-mentah saat itu juga.

Reynand langsung memikirkan strategi baru: dia harus membuat Dominique jatuh cinta padanya. Dia sadar ini adalah misi yang sulit, mengingat perempuan itu membangun dinding tinggi dan kokoh di sekitar dirinya. Namun perasaan sayang yang meluap-luap pada Dominique dan anak yang dikandungnya membuatnya enggan untuk lekas menyerah. Mampukah Reynand menaklukkan perempuan berhati sekeras karang itu? Berhasilkah Reynand membuat Dominique menyadari bahwa cinta bukan sekadar emosi, melainkan juga janji untuk menjaga hati satu sama lain?

Wednesday, 27 July 2011

Promises, Promises (Mencintaimu Sekali Lagi)


Judul : Promises, Promises
Penulis : Dahlian
Penerbit : Gagasmedia
Resensi :
Setelah bertahun-tahun lamanya, takdir mempertemukan kau dan aku lagi. Berdiri, berhadap-hadapan, dan sama-sama bingung memulai percakapan. Harusnya “Apa kabar?” dan “Aku selalu memikirkanmu” bisa dengan mudah meluncur dari bibir kita. Tapi, kau bergeming di tempatmu berdiri dan aku tak akan mengizinkan kau melihatku meneteskan air mata rindu. Aku menutup rapat-rapat hati dan menyembunyikan kuncinya sejauh mungkin darimu. Tak ingin kau menyentuhku semudah itu. Tak akan membiarkanmu memelukku seerat dulu.

Kulawan semua godaan yang menghampiriku dan ingin pergi jauh-jauh darimu... meskipun yang kulakukan justru berusaha menahanmu di sisiku lebih lama lagi. Kukatakan sudah berhenti memikirkanmu—tetapi aku sendiri ragu akan hal itu.

Aku benci tak jujur kepadamu. Namun, lebih khawatir kau akan membuatku jatuh cinta lagi untuk kedua kali.

Membuatku jatuh dan terluka lagi....


Apa ya? Gue jadwalin baca buku ini nanti setelah gue baca A Thousand Splendid Suns sebenernya. Cuma gue pinjemin buku ini ke temen dan dia suka banget sama buku ini terutama gara-gara cowok tokoh utamanya yang super baik. Nah, gue kan jadi penasaran gitu.

Genre buku ini boleh dibilang metropop. Tapi menurut gue, buku ini adalah Harlequin Indonesia. 

Bukan gue jahat ya. Tapi apa iya di Indonesia sekarang jatuh cinta sama dengan nafsu? Rasanya aneh. Banyak banget gambaran si cowok merasa darahnya memanas melihat bibir dan tubuh ceweknya. Ceweknya juga. Kalau disentuh cowoknya merasa seperti tersetrum. 

Ugh. Gue pembaca Harlequin juga. Tapi itu kan negara barat sana. Normal bagi mereka. Sedangkan Indonesia? EGH...

Jadi ceritanya si cewek pernah gituan sama cowoknya pas SMA. Terus si cewek hamil tapi disuruh aborsi sama cowoknya. Nah, sejak saat itu si cewek benci banget sama si cowok.

Cerita dimulai tiga belas tahun kemudian dengan beberapa kalimat flashback tentang kebencian ceweknya untuk cowok itu. Bener-bener Harlequin banget di mana masa lalu selalu digambarkan secara singkat.

Tiga bintang karena gue rata-rata ngasih rating segitu buat Harlequin. Ringan, tak ada isinya, dan gaya bahasa enak dibaca. Standar dan tidak mungkin dibaca ulang.

Emang sih cowoknya baik banget. Super sempurna. Dan seperti biasa, gue nggak suka cowok sempurna berlebihan. Nggak nyata. Bayangin. Cowoknya bisa masak, ngurusin ceweknya mulu, bla bla bla. Terlalu baik sampai gue merasa baca sesuatu yang aneh.

Dan ada adegan uhuk-uhuk di luar nikahnya. Nggak cocok buat Indonesia. Atau emang gue yang pikirannya kolot ya. 

Ah, sudahlah.
 
Dreamer wanna try to write something, seriously...


:)