Judul : Prey
Penulis : Linda Howard
Tebal : 440 halaman
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Angie Powell selalu dapat mengendalikan diri, tetapi kehadiran Dare Callahan menyulut kemarahannya. Tiga tahun lalu, Dare pulang ke Montana dan membuka bisnis trip berburu untuk menyaingi bisnis Angie, sehingga Angie terpaksa menutup usahanya. Veteran Perang Irak yang menjengkelkan itu bahkan berani mengajak Angie berkencan, tidak hanya sekali tapi dua kali. Sebelum menutup bisnis dan menjual rumahnya lalu pindah ke kota lain, Angie melakukan trip berburu terakhir untuk menemani seorang pelanggan dan rekannya. Namun, petualangan yang memompa adrenalin itu berubah menjadi bencana ketika Angie menjadi saksi pembunuhan berdarah dingin dan menyadari nyawanya terancam bahaya. Ketika itulah seekor beruang tiba-tiba menerobos keluar dari hutan dan mengubah keadaan. Untunglah, Dare sedang berkemah tak jauh dari tempat itu dan datang menolong Angie. Terpaksa bekerja sama bertahan hidup, Angie dan Dare harus menghadapi kemarahan, badai hebat, dan ketertarikan yang semakin besar—sementara seorang pembunuh nekat dan beruang berbobot 250 kilo mengendap-endap siap menerkam mangsa.
Review:
Pekerjaan tokoh utamanya menarik sekali. Pemandu hutan dong. Sangat alam dan tidak biasa. Apalagi ditambah adanya beruang pemangsa manusia dan badai melanda. Suasananya sangat mencekam. Saya suka bagaimana perjalanan Angie dalam memandu dua orang pria yang menyebalkan itu penuh dengan bahaya.
Romansanya memang khas penulis banget. Dare Callahan tipe yang tidak terlalu banyak bicara dan lebih memedulikan aksi. Dia adalah veteran perang yang juga membuka jasa pemandu seperti ayah Angie. Sayangnya, jasa pemandu memang lebih laku jika dilakukan oleh laki-laki sehingga usaha Dare lebih sukses setelah ayah Angie meninggal. Walaupun Angie jago dalam pekerjaannya, pada akhirnya dia juga mulai bangkrut karena kurangnya penghasilan.
Di situlah, Dare mengajukan penawaran untuk membeli rumah Angie yang dijual. Tapi Angie sudah keburu dendam karena merasa usahanya bangkrut karena persaingan dengan Dare. Dia bahkan tidak menunggu untuk menolak ajakan kencan Dare.
Tapi dalam keadaan bahaya di hutan, saat nyawa Angie dalam bahaya, hanya Dare yang bisa menolongnya.
Saya beneran suka dengan nuansa cerita di buku ini. Sangat mentah dan mengerikan dalam bertahan hidup di alam liar.
4/5

No comments:
Post a Comment