Wednesday, 31 December 2025
Glaze: Galeri Patah Hati Kara & Kalle
Wednesday, 17 August 2022
Song for Alice
Judul: Song for Alice
Penulis: Windry Ramadhina
Tebal: 328 halaman
Penerbit: Roro Raya Sejahtera
Bagi Arsen, pulang berarti kembali pada Alice—perempuan pertama yang mencuri hatinya dua belas tahun lalu. Sore itu adalah pertemuan pertama mereka setelah lama tak bertemu. Arsen menarik Alice ke dalam pelukannya, berusaha mengingatkan perempuan itu pada sejarah mereka dulu. Namun yang membersit di benak Alice hanya sakit hati... ditinggal pergi Arsen di saat dia benar-benar jatuh cinta.
Memang benar, Alice selalu merindukan Arsen. Ketertarikan di antara mereka masih memercik api seperti dulu. Namun masa lalu adalah pelajaran yang teramat berharga bagi perempuan itu. Arsen adalah orang yang membuat Alice merasa paling bahagia di muka bumi, juga yang bertanggung jawab membuatnya menangis tersedu-sedu.
Sekuat tenaga Alice mencoba menerima kembali kehadiran Arsen dalam hidupnya. Membiasakan diri dengan senyumnya, tawanya, gerak-gerik saat berada di ruang tengah; bahkan harus meredam gejolak perasaan atas kecupan hangat Arsen di suatu malam. Terlepas dari kenyataan Arsen membuat Alice jatuh cinta sekali lagi, ada pertanyaan besar yang hingga kini belum terjawab: pantaskah laki-laki itu diberi kesempatan kedua?
Sunday, 1 November 2020
Angel in the Rain
Tentang dua orang yang dipertemukan oleh hujan. Seorang pemuda lucu dan seorang gadis gila buku yang tidak percaya pada keajaiban.
Di Charlotte Street London, mereka bertemu, tetapi kemudian berpisah jalan.
Ketika jalan keduanya kembali bersilangan, sayangnya luka yang mereka simpan mengaburkan harapan. Ketika salah seorang percaya akan keajaiban cinta, bahwa luka dapat disembuhkan, salah seorang lainnya menolak untuk percaya.
Apakah keajaiban akan tetap ada jika hati kehilangan harapan? Apakah mereka memang diciptakan untuk bersama meski perpisahan adalah jalan yang nyata?
Wednesday, 27 December 2017
Last Forever
“Untuk berada di sisimu, aku harus membuang semua yang kumiliki. Duniaku. Apa kau sadar?” — Lana
Dua orang yang tidak menginginkan komitmen dalam cinta terjerat situasi yang membuat mereka harus mulai memikirkan komitmen. Padahal, bagi mereka, kebersamaan tak pernah jadi pilihan. Ambisi dan impian jauh lebih nyata dibandingkan cinta yang hanya sementara. Lalu, bagaimana saat menyerah kepada cinta, justru membuat mereka tambah saling menyakiti? Berapa banyak yang mampu mereka pertaruhkan demi sesuatu yang tak mereka duga?
Wednesday, 20 December 2017
Interlude
Di sisi lain, ada Kai. Cowok playboy dan nakal yang kuliahnya asal-asalan. Semua itu demi pemberontakannya kepada orangtuanya yang ingin bercerai. Saat pertama kali dia bertemu dengan Hanna, ia menganggap perempuan itu bisa dipermainkannya seperti orang lain. Tapi ternyata Hanna tidak sama seperti perempuan-perempuan lain yang dikenalnya.
Friday, 17 November 2017
Orange
Harusnya hubungan mereka hanya sebatas ikatan artifisial saja. Tapi cinta, ego, dan ambisi yang rumit mendorong mereka ke situasi yang lebih emosional. Situasi yang mengharuskan mereka memilih dan melepaskan.
Tuesday, 29 August 2017
Walking After You
Sunday, 18 June 2017
Montase
Tapi yang ayah Rayyi tidak tahu, putra tunggalnya tidak pernah tertarik dengan sinetron-sinetron yang dihasilkan rumah produksinya. Rayyi menyukai film dokumenter dan dia diam-diam mengikuti sayembara pembuatan film itu.
Di situlah Rayyi bertemu dengan Haru.
Haru adalah sosok idealis yang mencintai dunia. Dia ceroboh, ceria, dan selalu terlambat datang. Awalnya, Rayyi tidak menyukai gadis itu karena merasa gadis itu saingannya yang paling berat. Tapi koneksi tetap terbentuk di antara mereka karena rasa suka keduanya pada film-film dokumenter.
Dan Rayyi jatuh cinta pada gadis Jepang itu.
Ini kisah tentang cita-cita dan seberapa berani kita meraihnya.
Friday, 21 April 2017
Metropolis
Bram, polisi muda yang cerdas, anak seorang pecandu yang mati dibunuh pengedar. Miaa, perempuan misterius yang tidak pernah memiliki ayah. Johan, laki-laki yang lahir di kalangan mafia dan punya banyak piutang nyawa. Indira, perempuan berhati bersih, orang yang salah di tempat yang salah.
Keempatnya tenggelam dalam kegelapan metropolis, di tengah-tengah konflik antargeng pengedar narkotika Jakarta. Tapi, mereka tidak hitam, bukan pula putih sepenuhnya. Mereka manusia biasa yang punya ambisi, memendam niat buruk, melakukan kesalahan, serta merasakan benci dan cinta.










