Showing posts with label Anthology. Show all posts
Showing posts with label Anthology. Show all posts

Sunday, 17 February 2013

Where's My Hero?


Judul : Where's My Hero?
Penulis : Lisa Kleypas, Julia Quinn, Kinley MacGregor
Tebal : 392 halaman
Penerbit : Gagasmedia

Tiga novella, tiga penulis.

Against All Odds by Lisa Kleypas
Tokoh utama dari cerita ini adalah Jake Linley dan Lydia Craven. Jake Linley adalah dokter, mengikuti jejak ayahnya (nggak yakin nih, sepertinya ayahnya pernah muncul di seri Bowstreet Runners-nya Lisa Kleypas? Namanya Linley juga dan dia dokter). Sedangkan Lydia Craven sendiri adalah anak dari Sarah dan Derek Craven, pasangan yang menjadi tokoh utama di Dreaming of You.

Jake sudah mencintai Lydia sejak pertama kali mereka bertemu. Waktu itu usia Lydia masih 16 tahun dan kakinya terkilir. Lydia yang logis dan senang matematika sebenarnya juga menyukai pria itu. Hanya saja sebuah salah paham membuat dia menyangkal rasa sukanya. Keduanya sering bertengkar sejak pertemuan pertama itu.

Sekarang Lydia akan menikah dengan calon yang sangat potensial. Kaya dan punya gelar. Jake yang putus asa dan juga patah hati hanya bisa mabuk-mabukan. Ia tahu kalau dirinya tidak kaya dan juga tidak punya gelar. Ia tidak bisa mengejar Lydia apalagi gadis itu sepertinya membencinya. Dalam keadaan mabuk, ia bertemu gadis itu dan menciumnya.

Lydia terkejut dan marah. Namun dalam hati kecilnya ia tahu kalau ia menyukai Jake. Tapi toh ia akan menikah dan Jake juga tidak bilang apa-apa.

Ibu Lydia, Sarah Craven cemas dengan pernikahan anaknya yang hanya berdasarkan pertimbangan masuk akal. Ia ingin Lydia menikah karena cinta seperti dirinya dan Derek. Kebetulan ia mengetahui dari ibu Jake kalau pria itu menyukai anaknya. Ia pun menyusun rencana.

Salah paham di saat-saat terakhir sebelum pernikahan... Saya suka sekali dengan ide ceritanya. Hanya saja terlalu pendek (yah, namanya juga novella). Ah, pokoknya saya suka sama ceritanya. Saya bingung mau komentar apa. Memang Lisa Kleypas hampir tidak pernah bikin saya kecewa, hehe...

Midsummer's Knight by Kinley MacGregor
Di antara anggota persaudaraan mereka, Simon memang paling tidak menonjol. Dia hanyalah pelindung Stryder, Earl of Blackmoor yang juga adalah sahabatnya.

Kakak Kenna pernah menjadi teman seperjuangan Simon. Sayangnya pria itu meninggal.

Hubungan mereka dimulai saat Kenna mengirim surat pada Stryder. Karena Stryder tidak bisa membaca, semua urusan surat-menyurat jatuh ke tangan Simon. Menggunakan nama Stryder, Simon membalas surat pertama itu dan surat-surat seterusnya. Keduanya saling jatuh cinta. Namun Simon hanya bisa bersembunyi di balik nama Stryder karena dirinya bukan siapa-siapa.

Sampai akhirnya pesta pertunangan diumumkan. Kenna pun datang untuk bertemu calon suaminya. Dengan bahagia, ia menghampiri Stryder. Dan Stryder yang kebingungan pun kabur. Ia marah sekali pada Simon karena telah sembarangan nulis surat tanpa sepengetahuan dia.

Kenna awalnya kecewa karena telah ditipu. Namun ia sudah mengenal Simon dari surat-surat itu dan ia mengerti semuanya. Lagipula hatinya tetap milik Simon.

Pernikahan sudah diatur. Simon hanya punya satu cara untuk memenangkan Kenna. Ia harus berduel dengan Stryder yang tidak pernah kalah satu kalipun dari duel. 

Simon pun kalah dan ia harus kehilangan Kenna. Apa yang terjadi selanjutnya?

Penulis ini asing buat saya. Saya tidak pernah membaca karangannya sama sekali. Menurut saya, novella yang satu ini sangat bagus. Saya memang selalu suka kisah cinta yang banyak rahasia, salah paham, patah hati, bertepuk sebelah tangan... Tokoh Simon membuat saya sedih saat membaca dilemanya. Simon ini sangat setia dan dia mencintai sepenuh hati. Saya suka hero seperti ini, hehe... 

Tapi sayangnya saya tidak begitu cocok dengan gaya menulis dari Kinley MacGregor. Bukan tipe saya, walaupun ceritanya bagus.

A Tale of Two Sisters by Julia Quinn
Ned Blyton, kakak Belle dari Dancing At Midnight akan menikah dengan Lydia. Ia tidak begitu bersemangat dengan pernikahannya, begitu juga dengan Lydia yang ternyata mencintai pria lain.

Di suatu pesta, Ned bertemu dengan Charlotte, adik Lydia. Pertemuan itu membuahkan percakapan menarik dan Belle pun melihatnya. Ia menghampiri Ned dan berkata kalau Charlotte lebih cocok menjadi istrinya dibanding Lydia. 

Lydia sudah merencakan kawin lari dengan pria yang dicintainya. Charlotte terpaksa membantu kakaknya itu walaupun ia tidak setuju. Sayangnya aksi mereka ketahuan oleh Ned yang sangat marah karena pengantinnya kabur hanya sehari sebelum mereka menikah.

Charlotte pun dipilih menjadi pengganti Lydia. Awalnya sih Ned sok gengsi dan bilang kalau pernikahan itu tidak diinginkannya. Padahal dia jauh lebih menyukai Charlotte dan ia bersyukur Lydia kawin lari sehingga ia bisa mendapatkan gadis yang benar-benar diinginkannya.

Kocak, khas Julia Quinn. Namun sayang sekali tidak ada chemistry yang kuat di antara kedua tokohnya. Saya tidak bisa percaya kalau Ned bisa mencintai Charlotte secepat itu. Dari tiga novella, saya paling tidak suka yang ini.

Buku yang cukup menghibur. Oh, saya suka sekali sama cover-nya. Sangat jadul dan hangat. Terjemahannya sempurna dan sangat enak dibaca. I'm impressed

3/5

Thursday, 17 January 2013

Fantasy Fiesta 2011


Judul : Fantasy Fiesta 2011: Antologi Cerita Fantasi Terbaik 2011
Tebal : 325 halaman
Penerbit : Adhika Pustaka

Mungkinkah kucing kesayanganmu sesungguhnya datang dari dunia lain?

Sampaikah cinta Pungguk kepada Sang Gadis Bintang?

Apa jadinya jika Sang Raja menghukum mati para pengucap kata “aku”?

Apa yang kau perbuat, andai maut memberi waktu enam belas menit bersama orang yang kau sayangi?

Dan apakah beda dusta dan nyata, jika yang manapun menghasilkan keajaiban?

Fantasy Fiesta 2011 kembali mengajak Indonesia untuk berani menuangkan mimpi. Dua puluh cerita terbaik dari para penulis fiksi fantasi Indonesia, dipersembahkan kepada mereka yang selalu merindui tanah angan.

Review:
Karena ini antologi, seperti biasa saya akan bahas satu-satu saja.

1. Bentala-Imaji (Fredrik Nael)
Mengisahkan Bentala yang pernah menjadi seorang penulis blog di masa mudanya. Blognya berisi kisah dunia masa kecilnya, mimpi-mimpinya, dan imajinasinya. Namun di masa dewasanya, Bentala tidak lagi menulis blognya. Tapi ia dipertemukan dengan seorang perempuan yang tahu tentang blognya itu dan menjadi sukses karena terinspirasi oleh tulisan-tulisan Bentala. 
Cerpen ini menurut saya agak dalam ya maknanya. Agak kaget juga karena diletakkan di halaman awal. Yang saya tangkap dari cerpen ini adalah kalau semakin kita dewasa, kita tidak lagi percaya impian-impian mustahil masa lalu. Kita meremehkan hal-hal yang dulu membuat kita terpesona sewaktu kita masih kecil. Bahkan kita tidak lagi lagi percaya akan imajinasi dan mimpi itu. Seperti yang ditulis di bagian akhirnya : "Karena apalah gunanya impian bila tidak diwujudkan?" 
Yah, itu yang saya tangkap. Tapi saya nggak mau sotoy juga.
Kesan: Cukup menarik sebagai pembuka kisah. Tidak terlalu fantasi tapi bermakna.

2. Bhupendra Gagan (Salvirius Sandy)
Ceritanya bersetting di kerajaan yang diperkirakan berada di antara Sri Lanka dan India. Dulu di situ ada kerajaan yang diperintah oleh raja kejam bernama Bhupendra Gagan. Raja ini membuat peraturan yang melarang semua orang mengucapkan kata "aku". Kata "aku" harus diganti dengan kata "Tuhan". Semua orang yang melanggar harus dibunuh. Salah satu penduduk bernama Mehal membenci sang raja karena telah membunuh keluarganya yang kebetulan melanggar perintah konyol itu. Ia ingin membalas dendam. Tapi seiring tahun berlalu, ternyata perintah konyol itu telah membuat kerajaan itu damai dan tenteram. Tindak kriminal tidak lagi terjadi karena setiap kali ada orang yang ingin mencuri, mereka akan merasa bersalah sendiri. Bayangkan saja. "Jangan ambil ini. Ini punya Tuhan (aku)." Kan jadi takut sendiri karena menganggap segala barang milik Tuhan. Negeri damai itu akhirnya diangkat ke langit karena banyak manusianya telah mencapai moksa. Sri Lanka dan India pun terpisah menjadi dua pulau. 
Astaga, unik banget. Tidak aneh cerita ini mendapat juara tiga lomba Fantasy Fiesta 2011. 
Kesan: Menarik sekali, ternyata peraturan konyol bisa berakhir baik juga. Kaitan cerita dengan epos Ramayana dan agama Hindunya keren.

3. Dongeng Kanvas (Luz Balthasaar)
Kisah Una, gadis buta yang adalah cucu dari pelukis terhebat di kerajaan. Ia ingin menjadi seperti kakeknya dan belajar melukis mati-matian. Ia membedakan warna dari baunya dan ia melukis dengan perasaan. Tapi tidak sekalipun ia bisa mengalahkan kakeknya yang ternyata mendapatkan bantuan dari para peri. Una yang putus asa suatu hari didatangi peri dan sejak itu ia menjadi pelukis yang hebat. Namun ada rahasia di balik kemunculan peri itu.
Cerpen ini dapat juara dua. Tapi entah kenapa saya biasa saja, hehe...
Kesan: Membuahkan senyum di akhir karena akhirnya Una bisa melihat warna-warni yang dulu hanya ada di bayangannya saja.

4. E [epsilon] (Klaudiani)
Ini adalah kisah lanjutan dari cerpen Klaudiani di buku Fantasy Fiesta 2010. Hebatnya saya masih ingat dengan cerpen itu jadi saya bisa "ngeh". Menceritakan agen rahasia yang punya kekuatan super hero dan mereka sedang memusatkan diri pada proyek mengawasi anak yang punya kekuatan api tak terkontrol bernama Epsilon. Dan ternyata alasan Epsilon tidak bisa mengontrol kekuatannya adalah karena seorang pengkhianat di dalam organisasi agen rahasia tersebut. 
Kesan: Selalu suka dengan pengkhianatan dan kekuatan super. Tapi biasa saja sih.

5. Enam Belas Menit (Shao An)
Mirip dengan Before I Fall-Lauren Oliver yang baru saya baca akhir tahun lalu. Pengulangan waktu yang sama di mana sang tokoh harus kehilangan istrinya dan tidak mampu menyelamatkan nyawa istrinya itu dalam 16 menit. Namun di saat itulah ia baru benar-benar mengenal istrinya karena selama ini ia terlalu sibuk bekerja untuk peduli.
Kesan: 16 menit kegagalan yang berlangsung selamanya pasti mengerikan sekali.

6. Hari Terakhir Ishan (Cloverwitch)
Bayangkan kalau kalian dilahirkan hanya untuk dikorbankan di usia 16 tahun? Sesuai tradisi, salah satu anak perempuan keluarga Marquelith harus dikorbankan demi menjamin kedamaian dan menghindarkan murka Roh penciptaan. Ishan tidak ingin berkorban di saat ia jatuh cinta pada seorang pemuda di hari-hari terakhir hidupnya.
Kesan: Hidup ini memang tidak adil. 

7. Hikayat Pungguk Merindukan Bulan (F.A. Purawan)
Ah, saya suka cerita ini. Mengaitkan peribahasa dengan sebuah kenyataan. Pungguk jatuh cinta dengan seorang gadis bintang terdampar di bumi tanpa bisa bertemu lagi dengan gadisnya itu. Masalahnya, sang gadis terpaksa membantu sukunya menghancurkan planet tempat Pungguk tinggal demi kelangsungan hidup planet gadis itu. Kini Pungguk hanya sendirian di bumi merindukan rembulan, tempat pertemuannya dengan sang gadis di masa lalu.
Kesan: Agak sedih dan lonely. Tapi karena ini cerpen, jadi kurang pol.

8. Kembali Ke Morova (R. D. Villam)
Perjalanan Niko dan Alex di sebuah kereta. Kereta itu dibajak dan Niko tiba-tiba bangun sendirian dan hanya bisa pergi ke Morova dengan berjalan kaki. Di sana ia bertemu orang-orang dari masa lalunya. Namun ternyata Morova adalah kota kematian...
Kesan: Andai perjalanan menuju kematian yang sebenarnya seindah ini...

9. Kisah Sang Kerudung Merah (Serpentwitch)
Sudah banyak kisah yang memodifikasi dongeng Kerudung Merah ini. Cerpen ini salah satunya. Jadi, siapa serigalanya kali ini?
Kesan: Kasihan amat sih si Kerudung Merah ini, pada akhirnya hanya sendirian.

10. Leyl-Hasrat Bebas (Elbintang)
Saya nggak begitu mengerti inti cerita ini. Jadi, di dunia Leyl semua orang adalah manusia-binatang. Mereka bisa berubah wujud dan punya kualitas lebih baik dibandingkan manusia biasa. Leyl harus dilantik dan membuktikan diri sebagai manusia-binatang yang layak dengan membunuh. Tadinya ia tidak mau membunuh tapi keadaan memaksanya untuk mengubah pandangannya. 
Kesan: Kurang memorable.

11. Menuju Akhir Masa (Shienny M. S.)
Ray sudah meninggal karena kecelakaan. Meninggal secara konyol, sebenarnya. Ia ditabrak karena kesalahan remaja bodoh yang tak punya aturan. Seorang malaikat mengajukan penawaran pada Ray. Ray boleh hidup lagi asal ia mau memutus benang yang mengikat seorang malaikat lain bernama Azrael. Azrael diikat oleh jutaan benang dan tidak bisa bergerak. Awalnya Ray menolak karena takut itu hanya jebakan, tapi akhirnya ia menurut. Ia hidup dan mengulangi kejadian yang sama. Namun sebagai gantinya, sebuah bus berisi puluhan penumpang kecelakaan dan bus itu adalah bus yang selalu dinaiki ibu Ray. Dan ternyata Azrael adalah...
Kesan: Ironis dan creepy. Tapi saya suka banget. Salah satu cerpen favorit saya di buku ini.

12. Misteri Pulau Goudian (Rickman Roedavan)
Dmitri adalah kapten kapal yang dihormati. Ia sedang mengunjungi seniornya di penjara. Kebetulan senior itu pulang dari sebuah pulau sendirian tanpa awak kapalnya. Menurut pengakuan senior itu, senior itu sudah membunuh seluruh awak kapalnya. Dmitri tidak percaya dengan pengakuan itu. Ia pun pergi ke Pulau Goudian untuk menyelidiki apa yang terjadi. Pulau Goudian ini unik sekali. Dia tidak bisa dilihat oleh mata. Dan Goudian adalah pulau surga yang penuh dengan emas dan harta karun. Namun Goudian adalah pulau yang memunculkan keegoisan dan rasa haus akan kekayaan. Orang yang berhasil mengalahkan lawan-lawannya akan bisa memiliki kekayaan itu untuk dirinya sendiri. Dan Dmitri pulang dengan keadaan sama seperti seniornya.
Kesan: Manusia dan harta, ckckckck... Saya suka cerita dan pesan yang tersembunyi dalam kisah ini. Salah satu cerpen favorit juga.

13. NeiL | LieN (Magdalena M. Amanda)
Neil punya saudara kembar bernama Lien. Namun Lien tidak bisa dilihat oleh orang luar karena Lien berada di dalam Neil. Awalnya semua orang mengira Neil gila dan punya gangguan kejiwaan. Neil membenci Lien karena gadis itu telah membuat dirinya menjadi seorang freak. Tapi suatu kali, Lien menyelamatkan Neil. Ternyata Lien bisa muncul dalam bayangan cermin dan mengalahkan si penjahat. Neil selamat dan Lien pun menghilang setelah itu. Seperti kalimat "Kau tidak akan menyadari betapa berharganya seseorang sampai kau kehilangan orang itu", Neil pun merindukan Lien. Lien yang tahu Neil membencinya tidak berani kembali sampai Neil memintanya sendiri.
Kesan: Andai, saya punya saudara kembar seperti itu di dalam diri saya. Lumayan berguna juga.

14. Noel (Feby Anggara) 
Sebuah penelitian yang berakhir dengan buruk. Untuk membangkitkan kekasihnya yang sudah meninggal, Darius melakukan penelitian dan menciptakan sosok kekasihnya. Noel sendiri adalah hasil dari keberhasilan Darius. Ia hidup dari kenangan kekasih Darius yang lama dan tidak sadar kalau dia hanyalah sebuah kloning. Penelitian itu membuat Darius menjadi jahat dan gila. Bahkan satu demi satu rekan penelitinya mati. Jadi, sebenarnya apa yang terjadi?
Kesan: Cukup unik dan bikin penasaran. Tapi endingnya kurang pas, saya ingin tahu apa yang terjadi selanjutnya pada Noel dan penjahat aslinya.

15. Oris (I. B. G. Wiraga)
Kucing ajaib. Jadi, si Windi ini kayak Cinderella tanpa pangeran. Ia hidup bahagia dengan ayahnya tapi begitu ayahnya meninggal, ia harus tinggal bersama paman bibinya yang jahat. Paman bibinya ingin membunuh Windi demi mendapatkan kekayaan sang ayah. Untungnya Windi punya Oris, kucing yang selalu melindunginya. Siapakah Oris? Dan apakah Windi bisa lepas dari cengkeraman paman bibinya?
Kesan: Saya suka penyelesaiannya. Hadiah Oris untuk Windi itu bagus banget. 

16. Petra (Bonmedo Tambunan)
Ah, saya tidak pernah membaca seri Xar & Vichattan. Jadinya, saya tidak begitu mengerti latar belakang cerpen ini. Saya hanya menangkap kalau Petra itu ambisius walaupun sepertinya pengkhianatan yang dilakukannya punya alasan kuat. Saya tidak tahu alasan apa itu. Yang jelas perbuatannya telah membuat dua orang yang paling menyayanginya berbalik dan menyimpan dendam.
Kesan: Nggak jelas.

17. Selamanya Bersamamu (Fachrul R. U. N.)
Yah, saya suka cerita maniak sih. Jadi, saya suka cerpen ini. Menceritakan Margarita yang mencintai pangeran kegelapan. Cintanya obsesif dan sakit sehingga ia rela melakukan segala sesuatu demi mengurung sang pangeran dalam dunianya yang sepi, memenjarakan dan mengontrol sang pangeran untuk selamanya. Gaya tulisan cerpen ini unik karena berupa monolog orang sakit jiwa.
Kesan: Brilian. Salah satu cerpen favorit.

18. Selamat Datang di Wonderland (Kristy S. Tjong)
Cerita orang yang terperangkap di Wonderland. Wonderland itu semacam taman bermain. Mereka yang ingin bebas harus mengumpulkan poin. Poin itu juga berarti uang untuk makan dan sebagainya. Kalau mau cepat bebas, orang harus irit dan sering menang dalam taruhan dan permainan lainnya. Tapi kalau betah, silakan tinggal untuk selamanya. Kebetulan orang tidak bisa mati di Wonderland.
Kesan: Creepy. Bikin suasana hati agak nggak enak.

19. Tukang Sapu (Erwin Adriansyah)
Salah satu cerpen yang maknanya dalam. Sesuai judulnya, tokoh utamanya adalah tukang sapu tak bernama yang hidupnya sederhana. Kita akan dibawa melihat kehidupan tukang sapu, seseorang invisible di kehidupan sehari-hari namun sangat berjasa. Tapi tukang sapu ala penulis hanyalah sebuah roh yang bisa berpindah-pindah. Dia bisa berganti peran. Kebetulan di akhir cerita, si roh ingin mencoba menjadi penulis dan dia masuk ke dalam tubuh seorang pemuda bernama Erwin Adriansyah.
Kesan: Ada-ada saja. Jadi, penulisnya itu roh tukang sapu toh...

20. Wanita Pembisik (Xeno)
Nahra ingin membalas dendam. Keluarganya dikhianati dan difitnah. Ia dibuang dan dikejar-kejar orang yang ingin menghabiskan nyawanya. Untungnya, ia mendapat bantuan dari wanita pembisik. Wanita pembisik ini tidak punya bentuk dan tidak bisa dilihat. Sayangnya, Nahra tidak tahu bahwa ia dijebak oleh si wanita pembisik. Apa yang terjadi pada Nahra selanjutnya?
Kesan: Menipu. Ternyata wanita pembisik seperti itu rupanya.

Jujur, saya lebih suka antologi Fantasy Fiesta 2010. Nggak tahu kenapa. Lebih variatif mungkin. Di sini saya paling suka Misteri Pulau Goudian, Menuju Akhir Masa, dan Selamanya Bersamamu. Yang lainnya biasa saja karena kurang memorable. Tapi saya kan memang bukan penggemar cerpen, jadi sudahlah.

4/5   

Tuesday, 17 April 2012

Dari Datuk Ke Sakura Emas


Judul : Dari Datuk Ke Sakura Emas
Tebal : 168 halaman
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama

Buku kumpulan cerpen ini dibuat untuk memberi sumbangan pada Pusat Dokumentasi Sastra HB Jassin yang kurang anggaran. Penulis para cerpen di sini merupakan penulis-penulis lokal yang namanya sudah sering terdengar.

Seperti biasa, cerpen harus dibahas satu per satu.

1. Datuk (Anwar Fuadi)
Hmm... Saya kurang suka sama cerpennya. Tidak ada klimaks. Nggak jelas maksudnya, ah.

2. Sebuah Keputusan (Alberthiene Endah)
Lumayan kaget sih sama endingnya. Ternyata... oh, ternyata... Boleh, deh. Bisa menjebak.

3. Ke Seberang Dermaga (Andrei Aksana)
Andrei Aksana itu salah satu penulis yang saya suka gaya penulisannya. Puitis banget sih. Tapi cerpennya nggak deh. Sampai akhir saya nggak ngerti si tokoh utama itu maunya apa. Cerai dengan suaminya atau selingkuh atau apa? Biasalah... saya memang lemot sama cerpen. 

4. Emak Ingin Naik Haji (Asma Nadia)
Bagus. Tapi biasa saja. Paling kasihan sama kejadian macam begini. Berusaha susah-susah dan saat akhirnya berhasil... mati konyol. Sialan!

5. Pagi Di Taman (Avianti Armand)
Cerpen ini seharusnya dikasih ke orang-orang yang seenaknya ngebuang orang tuanya ke panti jompo. Biar sadar bagaimana perasaan orang-orang tua kesepian itu.

6. Misalkan Ini Adalah Dongeng (Clara Ng)
Sakittttttttt!!!!! Gila!!!! Sinting!!!! Astaga, cerita ini super tega. Tokoh utamanya sudah autis diperkosa pula. 

7. Mencari Herman (Dewi "Dee" Lestari)
Sama seperti cerita Emak Ingin Naik Haji. Mati konyol setelah berhasil mendapatkan apa yang diinginkan. Es-We-Te...

8. Ingatan (Dewi Ria Utari)
Hmmm... Agak nggak yakin dengan cerpennya. Yang saya tangkap sih ceweknya selingkuh terus cowok selingkuhannya mati dan dia jadi gila or lupa ingatan. Ceweknya mikir kalau dia ngebunuh cowok itu dan ternyata sebenarnya orang lain yang melakukannya.

9. Kamis ke-200 (Happy Salma)
Ini cerpen juga nggak jelas. Nggak ada klimaksnya. Cuma tentang kakek yang sudah pikun dan keluarganya sedang mengobrol. Gajebo, ah.

10. Sambal Dadak (Icha Rahmanti)
Inilah penggambaran jelas perasaan kangen seseorang terhadap ibunya. Saya sangat mengerti sekali betapa masakan ibu selalu memang nomor satu.

11. Pagar Soka (Indra Herlambang)
Saya kurang suka dengan tema cerita yang ada bau-bau setan, dukun, dan kerasukan. Nyebelin.

12. Di Tempatmu Berbaring Sekarang (M. Aan Mansyur)
Mungkin dari seluruh cerpen di sini, saya paling suka yang ini. Mistik dan mengejutkan. Mengingatkan saya pada lagu Hangman di buku Mockingjay, Suzanne Collins.

13. Perempuan yang Berumah di Rumpun Bambu (Putu Fajar Arcana)
Nggak jelas. Ayahnya ke mana, woi? Matikah? Aneh juga kalau punya ibu yang ternyata perempuan yang berumah di rumpun bambu. Tapi, saya nggak yakin saya nangkep ceritanya dengan tepat.

14. Sakura Emas (Sitta Karina)
Gaya bahasanya sudah sangat saya kenal sekali. Memang Sitta Karina ini khas sekali tulisannya. Apik dan enak dibaca. Untuk cerpennya ini saya nggak suka. Kalau orang belum pernah baca karya-karyanya, pasti bingung deh sama kemampuan Kei. Saya langsung ngerti sih, cuma saya hanya mencoba kasih pendapat objektif saja (sok objektif =.=). 

Sekian. Saya memang bukan penggemar cerpen sih. Pikiran saya terlalu rumit dan bertele-tele untuk dikasih yang instan.

3/5

Monday, 11 July 2011

Fantasy Fiesta 2010 (antologi cerita fantasi terbaik 2010)

Judul : Fantasy Fiesta 2010
Penerbit : Andhika Pustaka
Ini buku gue baca setelah gue mengirim cerpen fantasi gue ke lomba. Sumpah, gue langsung putus asa sedalam-dalamnya setelah membaca isinya. Gila, pengarangnya jago-jago amat. Hebat dan pertamax!!

Resensi :
Mari sejenak berkelana ke tanah angan.

Tanah di mana yang Hidup Seribu Tahun masih terus bernafas dan melangkah. Tempat di mana Burung Api masih mengarungi langit. Panggung di mana para dewa mementaskan Drama Terhebat Yang Pernah Ada. Dan realita di mana Nama Terlarang mengintip dari balik angkasa.

Mari bersama-sama menerbangkan daun harapan di Bukit Angin. Menelusuri kota misterius Apollyon. Berlari bersama Bocah Serigala, meraung bersama si Pengubah Wujud. Mengunjungi Kota Para Buas dan Istana Camar. Menonton Boxinite di Planet X31. Menjelajahi Labirin tak berujung.

Mari menari di Rhytma! Berteman Matahari Sylvania, bermandikan Hujan. Satukan tangan bersama Yang Empat, dan bertualang bersama Moka si Mobil Jelaga. Mencumbu Api Rangda, Mencandu Aksara, Merindu Buku bersama Wan dan Na.

Selamat datang di Fantasy Fiesta. Mari berpesta! 


Ah, karena ini sebuah antologi gue bikin review tiap cerita saja.

1. Bocah Serigala dan Isyarat-Isyarat Api - Jaladara
Pembuka yang bagus. Gue suka sama nama-namanya yang aneh. Cakar Serigala Memecah Bulan, hahaha... Sepertinya penulis terinspirasi Wiro Sableng atau apa. Cukup menarik di mana gunung meletus digambarkan sebagai dewa yang marah. Kerasa banget suasana fantasinya dengan segala ritual dan kepercayaan suku.


2. Hujan - Ivon Natasa
Begitu selesai membaca, gue nggak tau apa hubungan judulnya dengan ceritanya. Tentang orang mati yang bertemu naga dan tuannya sebelum masuk ke dunia akhirat. Gue suka sih sama naganya. Tapi menurut gue agak aneh.


3. Candu Aksara - Dewi Putri Kirana
Baru pertama kali baca buku pake sudut pandang orang kedua. Lucu banget. Salah satu cerpen terbaik menurut gue dan memang jadi juara satu lomba Fantasy Fiesta 2010. Orang kok makan buku? Hahahaha...


4. Boxinite - R. Mailindra
Wah, fantasi futuristik banget. Bukan tipe gue sih, dengan segala adegan boxing-nya. Cuma gue kagum aja bisa ngejelasin perselisihan antara manusia dan alien. Imajinasinya mantap.


5. Aku Hidup Seribu Tahun - L. M. R. Pradana
Yah, awalnya menarik sekali. Bikin gue penasaran membaca lebih lanjut. Hanya saja gue nggak begitu suka dengan akhirnya. Ceweknya mati dan sudah. Begitu doang. Tanpa penjelasan sebenernya dulunya si cewek itu hubungannya apa sama si tokoh utama. Atau gue emang lemot nangkepnya. Eaaa...


6. Api - Klaudiani
Suka, nih. Gue emang paling demen sama kekuatan-kekuatan model di film Heroes begitu. Apalagi ada agen-agen rahasianya. Top markotop lah.


7. Apollyon - Fachrul R. U. N.
The best from all twenty stories. Astaga, merinding banget bacanya. Aftertaste-nya mantap gila. Tipe model cerita Stephen King yang bikin merinding banget. Salut sama penulisnya.


8. Kota Para Penjarah - Luz Balthasaar
Pesan moralnya mengena sekali. Jangan membunuh binatang karena merusak alam. Di sini digambarkan kalau binatang tersebut bisa marah dan melawan. Walaupun si binatang tersebut juga bisa berubah wujud jadi manusia. Keren banget. Gue suka tokoh utamanya. Harimau salju, eh? Cewek pula. Keren!!!


9. Sang Pelukis - Fredrik Nael
Yah, jenis cerita yang deskripsi fantasinya sangat dalam tapi gue nggak dapet apa-apa di dalamnya. Nggak suka gue.


10. Anak Lelaki dan Si Pengubah Wujud - Magdalena M. Amanda
Bagus, sih. Sederhana. Tentang suatu suku di hutan mencari obat untuk menyembuhkan penyakit. Sangat zaman dulu banget. Menghibur.


11. Kerinduan Buku - Elbintang
Inilah salah satu cerpen yang bikin gue mikir bolak-balik. Ini maksudnya apa sih? Eh, nggak taunya... Baru tau di akhir cerita. Mengingatkan gue akan film seperti Deja vu. Kudu banyak mikir.


12. Dewa Laut Istana Camar - 145
Wih, kucingnya lucu banget. Tentang agen juga tapi nggak pake kekuatan-kekuatan mistis. Bagus banget! Emang dasar gue senengnya yang ada action-nya.


13. Moka Si Mobil Jelaga - Yuniar K.
Cerpen BOBO!!! Mobilnya bisa ngomong. Sangat anah-anak sekali. Mengingatkan gue akan zaman gue dulu masih kecil. Jadi, merasa tua deh.


14. Drama Terhebat Yang Pernah Ada - Tyas Palar
Kocak, cuy! Dewa-dewanya lucu. Terus bagusnya adalah drama yang dipentaskan dewa ditonton manusia lewat mimpi-mimpi mereka. Idenya boleh juga.


15. Rhytma - Bonmedo Tambunan
Sangat fantasi. Bahwa gerakan musik dan tarian bisa membunuh. Cukup menendang sekali idenya. Walau jahat sekali si cewek bunuh saudara cowoknya demi kekuasaan.

16. Labirin - Aphrodite
Ini seperti film Inception. Tapi bukan tentang mimpi, tentunya. Labirin itu menceritakan kalau di dalam cerita ada cerita lagi. Sang Pencipta atau mungkin maksudnya pengarang bisa mengubah segalanya dalam sekali jentik.


17. Nama Terlarang Di Angkasa - Calvin M. Sidjaja
Hmm... teori psikologi yang bagus. Sedikit tercampur mitologi dan sejarah. Kreatif! Cuma yah, kejam juga karena tokoh utama dicuri namanya dan jadi gila. Mencuri nama! Ada-ada aja.


18. Speak of The Devil : Perangkap - F. A. Purawan
Biasalah. Manusia vs Makhluk lain. Digambarkan kalau manusia itu sebagai pihak yang jahat. Bagus sih action-nya. Cuma tidak berkesan saja buat gue.

19. Hari Terakhir - Erwin Adriansyah
Boleh lah. Pertarungan antara dua kubu. Tapi biasanya tokoh utamanya menang, kalau yang ini tokoh utamanya yang jadi pihak kalah. Mengejutkan sekali (lebhay!!!).


20. Matahari Sylvania - R. D. Villam
Cerpen ini bisa jadi cerita panjang sih. Cuma penulis berhasil menceritakannya hanya dalam beberapa halaman saja. Keren sih menurut gue. Gue emang suka cerita tentang kerajaan dan perang, soalnya.


Yah, sekian. Kesimpulannya gue kagum banget sama penulis-penulisnya yang bisa nulis cerita yang sangat membukakan mata dan membuat gue menyerah. Masalahnya, cerpen gue nggak ada apa-apanya sama ini. OMG!


Lima bintang! Still need to ask?

Dreamer almost finished one project... *happy


:)