Wednesday, 10 September 2014

My Sister's Keeper


Judul : My Sister's Keeper
Penulis : Jodi Picoult
Tebal : 407 halaman
Penerbit : Hodder & Stoughton

Sara Fitzgerald's daughter Kate is just two years old when she is diagnosed with a rare form of leukaemia. Reeling with the helpless shock of it, Sara knows she will do anything - whatever it takes - to save her child.

Then the test results come back in time and again to show that no one in their family is a match for Kate. If they are to find a donor for the crucial bone marrow transplant she needs, there is only one option: creating another baby, specifically designed to save her sister. For Sara, it seems the ideal solution. Not only does Kate live, but she gets a beautiful new daughter Anna too.

Until the moment Anna hands Sara the papers the will rock her whole world. Because, aged thirteen, Anna has decided that she doesn't want to help Kate live any more. She is suing her parents for the rights to her own body.

Tuesday, 9 September 2014

Delirium Stories: Hana, Annabel, and Raven


Judul : Delirium Stories: Hana, Annabel, and Raven (Delirium #1.5, #0.5, #2.5)
Penulis: Lauren Oliver
Tebal : 208 halaman
Penerbit : Harper Collins


Karena buku ini terdiri dari tiga novela, saya bahas satu-satu saja.

1. Hana
Saya suka novela yang ini karena saya paling bisa mengerti karakter Hana. Dia suka memberontak dan dia selalu bicara sesuka hati di depan Lena. Di sini diceritakan kalau dia suka menyelinap malam-malam untuk berpesta ria secara tersembunyi. Ia menyukai salah satu cowok di situ dan ia pun mulai cemas karena dalam beberapa bulan ia akan disembuhkan dari delirium. Beberapa kali hampir ketahuan oleh tim pemberantas delirium. Terakhir, ia juga sadar kalau cowok yang disukainya hanya menginginkannya untuk seks saja dan bukan benar-benar menyukainya. Sejak itulah ia mulai berpikir kalau disembuhkan dari delirium jauh lebih baik. Apalagi dia mendapat jodoh anak walikota nantinya. Saat ia ingin memberitahukan pengalamannya pada Lena dan mengakui kalau selama ini Lena benar, ia menemukan kalau sahabatnya itu jatuh cinta pada Alex. Ia merasa kehilangan Lena sehingga ia pun mengkhianati sahabatnya itu dengan melaporkan hubungan mereka pada pemerintah. 

Nuansa kesepian dan sedih di novela cukup terasa. Saya bisa merasakan rasa frustrasi Hana atas hidupnya yang membentang di hadapannya. Saya juga mengerti perasaannya saat perlahan tapi pasti Lena menjauh darinya untuk bersama Alex. Saya tidak menyalahkannya karena berkhianat di akhir. Sangat wajar dan manusiawi kalau dia merasa iri pada Lena. Menurut saya, novela ini membuat saya jadi benar-benar mengenal Hana.

2. Annabel
Sebenarnya sih saya tidak mengerti kenapa penulis ingin menceritakan kisah ibunya Lena ini. Bahkan di ketiga buku utamanya saya tidak tidak merasa karakternya itu penting. 

Novela ini menceritakan kisah Annabel saat masih muda dan bagaimana ia bertemu dengan ayah Lena. Dulu ia hidup miskin dan suka mencuri dari orang lain. Kebetulan ayah Lena adalah orang yang dompetnya ia curi. Ia langsung jatuh cinta pada cowok itu. Hebatnya, saat ia diberikan daftar pasangan yang paling cocok untuknya, ia melihat ayah Lena di daftar itu. Tapi ia merasa keberatan dengan prosedur penyembuhan, ia tidak mau kehilangan perasaannya pada ayah Lena. Namun untung baginya, obat delirium tidak bekerja untuknya. Sayangnya, walaupun dia bahagia, ayah Lena tidak pernah benar-benar menyadari keberadaannya sebagai seorang individu. How sad... Seperti sosok yang dekat namun juga tak tergapai. 

Di samping menceritakan masa lalunya, ada juga cerita tentang kehidupannya di penjara Crypt. Selama bertahun-tahun ia berakting bagai orang bodoh dan gila sambil menunggu seseorang berbaik hati untuk membebaskannya. Dan kesabarannya pun berbuah hasil.

Menurut saya, novela ini sangat sedih karena menceritakan ingatan masa lalu akan orang yang sudah meninggal dan hilang. Saya paling suka novela yang ini dibanding kisah Hana dan Raven.

3. Raven
Saya paling tidak bisa relate dengan karakter ini. Dia kuat, hebat, namun kosong. Saya tidak menemukan sesuatu dalam diri Raven yang bisa bikin saya peduli. Saya juga tidak terlalu suka novelanya yang membahas bagaimana awalnya ia bertemu Blue, bayi yang diselamatkan dan dibesarkannya. Yang saya ingat dari Blue cuma kalau dia mati di buku Pandemonium. Itu doang. Cuma di sini saya jadi tahu kalau dia dan Tack adalah pasangan. Ternyata ada sisi romantis dari seorang Raven. 

Yah, intinya sih saya agak lupa cerita novela Raven ini. Nggak berkesan soalnya.

Jadi, saya paling suka Annabel, Hana, dan terakhir Raven. :)

Seri Delirium:
1. Delirium
2. Pandemonium
3. Requiem

3/5

Monday, 8 September 2014

Somewhere I'll Find You


Judul : Somewhere I'll Find You (Capital Theatre #1)
Penulis : Lisa Kleypas
Tebal : 377 halaman
Penerbit : Avon

All London is at Julia Wentworth's feet—and anything she desires is hers for the asking. But the glamorous leading lady guards a shocking secret: a mystery husband whom she does not know, dares not mention ... and cannot love.
For years Damon Savage has been searching for the stranger his parents wed him to without his consent, hoping to legally free himself from matrimony's invisible chains. And he is astonished to discover his "bride" is none other than the exquisite lady he'd hoped to make his mistress! But though his wife by law, Julia will never truly be Damon's—until he conquers her fears, his formidable rivals ... and her proud, passionate, and independent heart.

Sunday, 7 September 2014

Daisyflo


Judul : Daisyflo
Penulis : Yennie Hardiwidjaja
Tebal : 256 halaman
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama

Di mata Junot, Tara adalah a miracle. Namun di mata Tora, Tara tidak lebih dari seseorang yang dapat digunakan dan ditinggalkan kapan pun dia mau. Tora telah menghancurkan sekaligus menguasai hidup Tara. Lalu kehidupan Tara yang abnormal pun dimulai. Dia mengorbankan Junot, manusia yang paling dicintainya di muka bumi ini. Ada yang bilang dia sakit jiwa, tapi hanya Tara yang tahu dia hampir menjadi pembunuh.

Sekarang tidak hanya Tara yang terlibat, tapi ada Alexander yang rela mengorbankan hidupnya yang cemerlang untuk menghitam di penjara karena Tara. Ada Junot, laki-laki yang rela menderita untuk mematri serbuk bintang di matanya. Ada Tora, manusia yang menjadi target bahwa Tara hanya akan bernapas untuk melihatnya mati. Juga Muli, sahabatnya sewaktu kuliah yang menyimpan rahasia terbesar dalam hidup Junot.

Apa yang sebenarnya terjadi pada Tara? Mengapa kisah cintanya bagaikan benang kusut? Mengapa dia begitu berambisi untuk membunuh Tora?

Friday, 5 September 2014

10 Buku Berkesan yang Pernah Kubaca

Ceritanya, saya kemarin di-tag oleh Maryana di facebook untuk mengikuti challenge berantai. Challenge-nya itu adalah bikin daftar 10 buku yang paling berkesan. Pokoknya yang paling bikin kesel, senang, sedih, tertawa terbahak-bahak, dan tidak bisa dilupakan.

Nah, di sini saya akan membuat daftarnya. Nomor tidak menunjukkan urutan.

1. The Hunger Games (The Hunger Games #1) by Suzanne Collins



Buku ini membuat saya jadi suka cerita fantasi yang penuh khayalan dan tak mungkin terjadi di dunia nyata. Memang buku ini tergolong ke dalam science fiction, tapi termasuk sesuatu yang diciptakan oleh imajinasi si pengarang saja. Dulunya saya cuma suka cerita drama, romance, petualangan, dan suspense. Dan gara-gara buku ini, saya mulai koleksi semua cerita fantasi dan memantau perkembangan genre distopia. Saya suka sekali dengan ceritanya yang menegangkan dan bikin saya bergadang sampai pagi saat membacanya. Tokoh Katniss Everdeen juga merupakan salah satu heroine yang paling tidak bisa saya lupakan karena nasibnya yang cukup tragis. Nuansa distopianya yang kental dan ending serian ini yang bittersweet langsung membuat buku ini menjadi buku favorit saya. Keren banget. Bener-bener bikin saya ikut merasakan sakit hati dan sedih karena tokoh-tokohnya.

2. Seduction by Design by Sandra Brown



Sebenernya sih cerita di buku ini khas harlequin banget. Nggak ada spesialnya. Tapi buku ini pertama kali saya temukan di lemari buku Mama saya sewaktu saya masih kelas 6 SD. Yah, bayangkan saja. Saya masih 12 tahun saat itu dan masih alim, polos, dan nggak ngerti apa-apa (alah...). Saya sampai bengong sendiri bacanya karena banyak bagian yang membingungkan dan terlalu dewasa buat saya. Hahahaha... Tapi buku ini bikin mata saya terbuka dan penasaran membaca buku-buku genre dewasa lainnya. Sandra Brown juga menjadi penulis pertama yang bukunya semua saya koleksi. Pokoknya ini buku klasik buat saya dan Sandra Brown juga jadi penulis favorit saya karena nilai sentimental buku ini.

3. The Duke and I (Bridgertons #1) by Julia Quinn



Saya jadi suka historical romance gara-gara buku random yang saya beli ini. Saya beneran beli buku ini secara asal. Dan ternyata isinya bagus banget. Saya jatuh cinta dengan gaya bahasa cheeky dan witty Julia Quinn juga ceritanya yang ringan namun menyentuh. Seri Bridgerton ini juga merupakan seri terfavorit sepanjang masa. Saya juga jadi gila HR gara-gara buku ini. Padahal ini bukan buku HR pertama yang saya baca.

4. The Iron King (The Iron Feys #1) by Julie Kagawa



Ini buku yang epik sekali. Ceritanya unik, idenya jenius, dan penulisannya terasa seperti film 3D. Saya bisa membayangkan dengan jelas dunia faery yang misterius, cantik, dan sangat magis. Saya benar-benar salut sama Julie Kagawa yang bisa menuliskan cerita ini. Belum lagi dua tokoh favorit saya juga ada di dalam buku ini: Robin "Puck" Goodfellow si iseng yang annoying dan super keren dan Grimalkin si kucing kurang ajar yang dialog-dialognya selalu bikin saya ketawa. Seri fantasi favorit saya yang nomor satu!

5. Jane Eyre by Charlotte Brontë



Novel ini adalah novel klasik pertama yang saya baca. Memang awalnya saya agak bosan membacanya karena penyampaiannya yang bertele-tele. Tapi perlahan-lahan konflik dibangun dengan kecepatan yang pas dan saya juga jadi nggak bisa berhenti membaca. Yang paling tidak bisa dilupakan adalah endingnya. Saya nangis sesenggukan kayak orang gila pas baca. Saya ingat itu waktu saya masih kuliah di Singapura. Saya nangis di kamar kos dan setengah mati berusaha mengecilkan suara nangisnya supaya nggak kedengaran dari luar. Ampun, deh. Hahhaha... Dan sejak saat itu, saya jadi mulai suka membaca literatur klasik.

6. Eldest (Eragon #2) by Christopher Paolini



Menurut saya, Eragon adalah seri fantasi yang sangat epik karena ditulis oleh anak umur 16 tahun. Kebetulan saya membaca seri Eragon bersamaan dengan seri Harry Potter dan saya jauh lebih suka seri Eragon karena dunianya yang terasa lebih magis. Saya sangat menikmati petualangan Eragon melintasi Alagaesia bersama naganya. Saya jadi merasa seakan ikutan berpetualang di dunia fantasi yang luar biasa. Semua ini pasti karena kehebatan Christopher Paolini dalam menulis. Dan yang membuat saya suka sekali dengan seri ini adalah buku keduanya ini. Semua yang ada di dalamnya begitu baru buat saya dan sangat menyenangkan untuk dibaca. Kebetulan waktu saya baca Eldest ini, saya belum baca banyak buku fantasi. Kan saya memang dulu nggak gitu suka fantasi sih. Anyway, saya beneran kagum sama penulisnya. Semuda itu sudah bisa bikin cerita sekeren ini.

7. Pelangi Biru by Agnes Jessica



Ah, buku ini sudah jadul sekali. Saya suka sekali ceritanya yang penuh dendam, kebencian, dan drama keluarga yang super rumit. Sampai sekarang pun kalau ditanya soal genre favorit, saya pasti jawab drama. Soalnya buku ini begitu berkesan sampai-sampai semua cerita lain yang saya baca tidak bisa mengalahkan intensnya buku ini. Walaupun endingnya kurang memuaskan, tapi seluruh jalan cerita di awalnya bener-bener buat saya nggak bisa berhenti baca. Dan Agnes Jessica tetap menjadi penulis lokal favorit saya.

8. An Offer from a Gentleman (Bridgertons #3) by Julia Quinn



Saya tidak mungkin tidak memasukkan buku ini ke dalam daftar ini. Buku ini buku terfavorit saya sepanjang masa. Nomor satu, pokoknya. Saya suka banget cerita-cerita berbau Cinderella ini karena memang saya penggemar fanatik Disney Princess. Hahahaha... Saya baca buku ini dalam sekali duduk dan nggak berhenti sampai tamat. Pokoknya perfecto magnifico!

9. Whitney, My Love (Westmoreland #2) by Judith Mcnaught



HR ini super tebal bukunya. Isinya benar-benar penuh drama dan salah paham yang bikin gemes bacanya. Karena saya suka cerita yang intens, saya dengan mudah kecantol sama buku ini dan pengarangnya. Saya langsung tahu kalau penulis ini cocok sama selera saya. Dan sejauh ini, semua buku Judith Mcnaught yang saya baca pasti dapat lima bintang. Keren banget!!!!

10. Married by Morning (The Hathaways #4) by Lisa Kleypas



Cukup dua kata: Leo Hathaway!!!! Hero romance terfavorit versi saya. Ih, lucu banget si Leo ini. Kalau kalian mau tahu seberapa sukanya saya sama tokoh ini, boleh lihat review gila saya soal buku ini. Hahahaha... Tapi Lisa Kleypas juga penulis favorit saya. Semua bukunya hampir sudah saya baca dan rata-rata bagus dan konsisten. Saya suka cara penulis dalam menunjukkan gestur-gestur samar yang mewakilkan sifat dan perasaan para tokoh. Mantaph!!

Yap, sudah sepuluh. Sebenarnya masih ada beberapa buku yang juga berkesan buat saya. Tapi kayaknya masih kalah dari sepuluh buku di atas.

Dan karena ini challenge berantai, saya harus tag orang lain. Tapi saya malas tag ah... (pemalasan, memang). Jadi siapapun yang ingin membagi cerita soal buku berkesan yang pernah dibaca, saya dengan senang hati membacanya.

Till next time~~

Friday, 22 August 2014

Rainbow August Giveaway Hop (Kuning)


Bulan Agustus ya? Sebenernya sih saya selalu pura-pura nggak sadar kalau bulan Agustus itu bulan ulang tahun saya, tepatnya tanggal 30 Agustus... Soalnya saya jadi tambah tua, hehe...

Untuk tahun ini, saya ingin merayakan ulang tahun saya bersama anggota BBI lainnya yang sama-sama berulang tahun di bulan Agustus. Kami bertujuh akan memberikan hadiah bagi dua pemenang yang beruntung. Dan hadiahnya adalah...

1. Paket buku senilai IDR 350.000 untuk pemenang utama
2. Paket buku senilai IDR 200.000 untuk pemenang kedua

Yay! Saya juga mau, haha... Tapi itu sih nanti saya minta sendiri sama orang lain yang mau kasih saya kado (nggak tahu malu, memang).

Ehem, ehem. Kembali ke topik. Judul giveaway kali ini adalah Rainbow alias Pelangi. Kenapa? Soalnya yang ulang tahun ada tujuh orang. Satu orang dapat warna yang berbeda dan kebetulan saya dapat warna kuning. Nah, warna kuning akan menjadi tema kuis di blog saya.

Untuk mendapatkan hadiah di atas, kamu harus menjawab 28 kuis tebak cover buku, 4 soal dari tiap blog. Saya akan memberikan 4 cover buku berwarna kuning dan kalian harus tebak judul dan penulis buku-buku tersebut. Kamu juga harus menjawab soal dari keenam blogger yang lain. Semua yang bisa menjawab benar akan diundi dan hanya dua yang akan menjadi pemenangnya.

Berikut empat buku kuning yang pernah saya baca. Bisakah kamu menebaknya?


1. Buku ini membuat saya mengoleksi seluruh karangan si penulis. Ceritanya penuh drama dan kisah hidup yang tragis bagi dua wanita dengan latar belakang berbeda. Salah satu novel favorit saya.


2. Buku ini merupakan salah satu dari lima buku seri fantasi samurai dan ninja yang cukup epik menurut saya. Cover ini adalah versi terjemahan bahasa Indonesianya.


3. Sesuai lambangnya, buku ini diterbitkan oleh Gramedia dan masuk dalam genre Chicklit. Saya baca buku ini bertahun-tahun lalu dan tidak menyukainya. Penulisnya terkenal karena karya lainnya yang sudah difilmkan.


4. Saya tidak yakin ini warna kuning muda atau bukan. Di mata saya sih terlihat kuning. Intinya buku ini keren banget ceritanya. (Is that even a clue, duh?)

Syarat utama dari lomba giveaway ini selain menjawab pertanyaan kuis adalah mem-follow blog tujuh blogger yang menjadi host, termasuk saya. Boleh lewat GFC ataupun email. Lalu, kamu harus menulis semua jawaban di form google docs di bawah ini.  


Eh, jangan lupa. Jangan submit form sebelum kamu menjawab semua pertanyaan, termasuk 24 pertanyaan di blog sebelah. Kunjungi blog di bawah ini:
6. Ren's Little Corner

Salam Rainbow! Merah-Jingga-Kuning-Hijau-Biru-Nila-Ungu~~

Oh, ya. Waktunya berlangsung dari 22 Agustus sampai 5 September 2014.

Good Luck!! Semoga kamu yang jadi pemenangnya, cihuyyyy!!

Tuesday, 5 August 2014

A Street Dream: The Evergreen Architecture


Judul : A Street Dream: The Evergreen Architecture
Penulis : Angel G
Tebal : 510 halaman
Penerbit : CV. Evergreen Creative House

Menyimpan mimpi untuk mengubah dunia dengan kejujuran, jutawan muda Sean Walker mengubur masa lalu gelapnya di balapan liar hutan evergreen bersama kisah misterius lenyapnya Billy. Ketika kehidupan barunya sebagai pembalap nasional sekaligus mahasiswa biasa di departemen arsitektur malah mempertemukannya dengan sahabat-sahabat tak biasa:

Nathan Evan—mahasiswa miskin nyaris dropped out yang berjuang menjadi DJ berbekal sepasang turntable tua, di tengah trauma akan kematian adiknya yang tertembak dengan kepala pecah dalam perkelahian gangster di club kota. 
Rachel Scott—mahasiswi arsitektur teladan yang tak pernah percaya pada mimpi. Hingga George Thomas—mahasiswa Departemen Musik yang membawa handgun kemana pun, rapper mantan penghisap ganja yang lahir dari kerasnya kehidupan kumuh ghetto penuh kriminalitas.

Cerita anak-anak muda yang mempertaruhkan sebuah keyakinan, mengejar mimpi, dan mencari arti kejujuran yang akhirnya malah mereka temukan di jalan jalan pinggiran kota. Mulai dari kisah imigran gelap yang menjadi pembalap kriminal di pinggir pelabuhan, corat-coret pemberontakan dalam graffiti ilegal di dinding lorong lorong kota, cinta seorang stripper, hingga penari dan rapper-rapper jalanan yang mengejar mimpi di bawah garis kemiskinan. Mulai dari nyaris terbunuh berandal-berandal kota yang berjuang bertahan hidup, anak kecil buruh perkebunan yang mengajarkan makna terbang tanpa sayap, hingga cerita kakek tua yang menjadi penyanyi jalanan di atas kursi roda. 

Semua akhirnya menguak filosofi indah di balik kisah lenyapnya Billy serta mimpinya dan Sean yang tak pernah berubah: mimpi untuk mengubah dunia... dengan murninya sebuah kejujuran hati.